Isi Buku Haqiqatul Wahy Haqiqatul Wahy, pertama kali terbit pada 1907. Penjelasan yang diuraikan oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad sangat rinci, dalam dan luas, terkait dengan paparan bagaimana wujud Allah itu tetap bermutakalim dengan hamba-hamba-Nya. Secara sekilas dapat kami sampaikan, beliau menguraikan tentang hakikat Mimpi yang benar dan Wahyu yang dianugerahkan Allah Ta’ala. Beliau j…
Perbandingan Agama Islam dengan Agama-agama Lain di India yang lebih dikenal dengan judul Pidato Lahore, ditulis oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Masih Mau’udas dan dibacakan oleh Maulana ‘Abdul Karim Sahib Sialkoti di hadapan sebuah pertemuan besar di kota Lahore yang berlangsung pada 3 September 1904. Pidato ini merupakan sebuah penelitian tentang perbandingan antara agama Islam, Hindu…
Buku ini lebih dikenal dengan nama Sabz Ishtihar (Selebaran Hijau) karena dicetak pada kertas hijau. Namun juga diberi judul Haqqani Taqreer bar Waqia-Wafat Bashir, yakni Pidato Penuh Kebenaran Disampaikan Pada Kewafatan Bashir. Buku ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan judul Green Announcement. Buku ini menerangkan bahwa Bashir yang pertama, yang disebut dalam nubuwatan…
Melalui buku ini, Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as, Pendiri Jemaat Ahmadiyah, meluruskan kekeliruan yang banyak terjadi berkenaan dengan sumber hukum dalam Islam. Banyak yang keliru mendudukkan Hadits seakan lebih utama dari Al-Qur’an. Ada pula yang beranggapan bahwa Hadits hanya barang rongsokan yang tidak ada artinya sama sekali dalam Islam. Buku ini meluruskan kekeliruan-kekeliruan tersebut d…
Pada 11 April 1900, bertepatan dengan hari ‘Id-ul-Adha, Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad menyampaikan khutbah dalam bahasa Arab, dan atas perintah beliau, khutbah ini dicatat kata demi kata oleh Hadhrat Maulvi Nuruddin dan Hadhrat Maulvi Abdul Karim. Hadhrat Masih Mau’ud as memerintahkan kepada kedua sahabat itu untuk menanyakan kepada beliau jika ada kalimat yang kurang jelas mereka dengar, kare…